Gelombang pemutusan hubungan kerja belakangan ini terus melanda beragam sektor, tak terkecuali industri game skala kecil hingga raksasa. Hal tersebut kini menimpa Sucker Punch, studio pengembang di balik kesuksesan Ghost of Tsushima serta Ghost of Yotei.
Pengembang kawakan ini dilaporkan baru saja memangkas tenaga kerjanya. Lantas, seperti apa rincian kabar tersebut?
Pengurangan Staf di Sucker Punch
Berdasarkan laporan Aftermath yang mengutip seorang eks pekerja, sekitar 26 karyawan terdampak gelombang PHK di Sucker Punch.
Lewat surat elektronik internal, manajemen studio menerangkan langkah ini ditentukan “setelah mengamati dengan cermat tantangan di pasar dan meninjau kebutuhan tim untuk proyek kami berikutnya, kami telah memutuskan untuk melakukan pengurangan jumlah karyawan. Akibatnya, beberapa posisi di seluruh Sucker Punch akan dihapus.”
Surel itu turut memaparkan bahwa ketetapan berat ini bukan hal mudah. Jajaran pimpinan menegaskan bahwa mereka “telah memberikan perhatian yang besar terhadap hal ini dan berupaya mendukung rekan-rekan kami yang terdampak selama masa transisi ini sebaik mungkin.”
Usai menuai popularitas lewat Ghost of Tsushima, studio menghadirkan Ghost of Yotei yang sukses besar hingga menjadi judul terlaris PlayStation. Pembaruan terbarunya, Echoes of Sekigahara, pun meraih pujian positif kritikus game.
Hingga tulisan ini dibuat, Sony belum merilis konfirmasi resmi terkait landasan PHK tersebut. Bagaimana pandanganmu mengenai persoalan ini, Brott?
Simak pula kabar menarik Gamebrott lainnya seputar Berita Game atau tulisan Nadia Haudina berikutnya. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected].
