Di kalangan pencinta game dunia, Gabe Newell sangat populer sebagai pengusaha sukses sekaligus pimpinan Valve, raksasa industri hiburan digital. Pria yang akrab disapa Gaben ini juga masyhur dengan kegemaran santai seperti mengarungi lautan dan berdiam di atas kapal pesiar pribadinya.
Namun, tak banyak yang menduga bahwa bos Valve ini ternyata sempat menekuni hobi olah vokal tradisional khas Mongolia. Bahkan, aktivitas latihan bernyanyi tersebut sempat membuat sejumlah pegawai di kantornya merasa sangat terganggu. Sungguh hal yang mengejutkan!
Gabe Newell Sempat Menekuni Seni Vokal Tradisional Mongolia
Fakta tak biasa ini dibongkar langsung oleh salah satu kreator Counter Strike, Minh Le. Ketika hadir dalam sesi wawancara khusus pada kanal YouTube Indie Game Joe, Le membagikan deretan kisah menarik sepanjang masa baktinya di Valve. Salah satu topik utama yang ia bagikan ialah kegemaran sang bos yang jarang terdengar ke publik.
Le memaparkan kepribadian sang pendiri Valve yang gemar mengeksplorasi beraneka ragam aktivitas baru yang memikat perhatiannya. Satu di antara aktivitas yang sempat ia tekuni secara intens selama hitungan bulan yakni olah vokal Mongolia yang berjuluk Tuvan Throat Singing atau Khoomei.
Sebagai informasi tambahan, seni Tuvan Throat Singing atau Khoomei merupakan metode bernyanyi etnik unik. Lewat teknik ini, sang pelantun sanggup melantunkan gandaan nada secara berbarengan hanya memakai rongga tenggorokan. Gelombang suara yang tercipta memadukan dengungan berat berfrekuensi rendah serta lengkingan tinggi layaknya siulan.
Menurut penuturan Le, ketertarikan Gaben terhadap budaya bernyanyi Mongolia tersebut berawal setelah ia menonton tayangan dokumenter yang mengupas kesenian tradisional itu. Kendati demikian, Le menegaskan perihal ini murni dugaannya pribadi, sementara rekan-rekan kerja lainnya menduga pemicunya bisa saja berbeda.
Para Pegawai Kantor Valve Merasa Terganggu
Mengacu pada keterangan Minh Le, antusiasme Newell mendalami vokal unik ini cuma bergulir sepanjang lima bulan. Walau relatif singkat, kurun waktu tersebut meninggalkan pengalaman yang cukup bikin geleng kepala bagi rekan sekantornya.
Le masih mengingat jelas perasaan terganggu yang dialami para karyawan kantor Valve akibat polusi suara bervolume tinggi ketika Newell berlatih. Terlebih, sang pimpinan sering mempraktikkan suara lantang nan melengking itu sembari melangkah mondar-mandir menelusuri koridor gedung kerja tiap harinya.
Begitulah cerita unik masa lalu tentang Gabe Newell yang sempat keranjingan melatih teknik suara Mongolia hingga membikin gaduh para pegawai Valve, termasuk sang perancang Counter Strike, Minh Le. Memang selalu ada tingkah tak terduga dari sang pimpinan.
Simak terus aneka kabar menarik Gamebrott berikutnya seputar figur Gabe Newell atau karya tulisan lain dari Muhammad Faisal. Untuk korespondensi serta pertanyaan lebih lanjut, silakan kirim melalui [email protected].
