Beranda › Games › 5 Hero Counter Kagura Paling Ampuh di Mobile Legends: Bang Bang
Tersedia sejumlah pilihan hero penangkal Kagura paling tangguh yang dapat langsung Anda andalkan dalam pertempuran Mobile Legends: Bang Bang sekarang!
5 Pilihan Hero Counter Kagura Terbaik di Mobile Legends: Bang Bang
Agar posisi Anda tidak menjadi mangsa empuk bagi Kagura saat bertarung di Land of Dawn, kecermatan dalam menentukan pilihan hero counter yang sepadan mutlak dibutuhkan.
Kehadiran Kagura pada kubu musuh kerap kali menghadirkan ancaman dadakan yang sanggup merusak kenyamanan ritme permainan tim Anda secara signifikan.
Oleh sebab itu, Anda wajib memahami formula pemilihan karakter yang sanggup menekan ruang gerak Kagura, membatasi kelincahan payungnya, sekaligus memegang kendali tempo pertandingan.
Pembahasan mendalam kali ini membedah deretan hero counter Kagura paling efektif yang siap dioperasikan dalam medan perang Mobile Legends: Bang Bang!
Daftar Pilihan Hero Counter Kagura Paling Efektif
Saat berhadapan langsung dengan sang Onmyouji Master di Land of Dawn, tahan hasrat menyerang secara terburu-buru sebab ia piawai melancarkan serangan kejutan tak terduga.
Tentukan timing yang paling presisi serta posisikan diri pada area serang yang terlindung demi mengacaukan manuver Kagura dengan hasil maksimal.
Maka dari itu, prioritaskan pemakaian hero berspesialisasi crowd control solid maupun hero berpindah tempat cepat agar payung Kagura tidak leluasa berpindah sesuka hati.
Hindari memberikan kebebasan bagi Kagura saat mengumpulkan gold maupun menjelajah map karena situasi tersebut bakal menjebak tim Anda dalam kebuntuan.
Di samping strategi tersebut, raciklah susunan item seimbang antara atribut ofensif dan proteksi defensif agar Anda tidak mudah ditumbangkan oleh kombinasinya.
Berikut adalah ulasan deretan hero spesialis counter yang ampuh menundukkan keperkasaan Kagura pada pertempuran Mobile Legends: Bang Bang.
Lolita, sang Steel Elf, berperan sebagai figur Support sekaligus Tank yang kerap mengisi peran Roamer andalan guna meredam ketangguhan Kagura di arena.
Hero ini diberkahi ketahanan tubuh tebal, kendali crowd control mematikan, kelincahan gerak, serta keandalan tinggi dalam memproteksi rekan core utama.
Kemampuan Pasif bernama ‘Noumenon Energy Core’ terpicu tiap rentang 2,5 detik, menghadirkan tameng 50 (+10 × Level Hero) bagi Lolita serta kawan terdekat. Lapisan perisai tersebut dapat terakumulasi sampai 6 kali dan bertahan selama periode 30 detik.
Beralih ke Skill 1 yang dinamai ‘Power Charge’, Lolita bakal meluncur maju menyergap target musuh yang dituju secara gesit.
Serangan biasa berikutnya meluncur ke arah target dalam rentang 4 detik, melepaskan 300 – 550 (+100% Total Physical Attack) Physical Damage, memicu stun 0,5 detik, dan menghasilkan daya rusak ganda pada minion.
Skill 2 bertajuk ‘Guardian’s Reflection’ membuka perisai andalannya guna menangkis serta memantulkan segenap basic attack proyektil musuh sepanjang 3 detik.
Ketahanan tameng tersebut akan runtuh seketika setelah menerima limpahan 1500 – 3000 (+15% Total HP) akumulasi Damage.
Seluruh besaran damage serta fungsi pasif unik dari gear ofensif lawan tidak akan berpengaruh terhadap perisai pemantul miliknya.
Pada Ultimate ‘Noumenon Blast’, Lolita menghimpun daya selama durasi 2 detik sembari menghadirkan efek perlambatan sebesar 50% bagi lawan di area jangkauan.
Begitu fase pengisian daya tuntas, palu raksasanya dihempaskan ke tanah, memicu 500 – 900 (+100% Total Physical Attack) Physical Damage serta stun masif hingga 2 detik. Pengaktifan kembali skill di tengah fase charge akan langsung menghentikan proses pengisian dan melancarkan hantaman seketika.
Kadita, sang Ocean Goddess berdarah Mage sekaligus Assassin, menjadi opsi mumpuni lainnya untuk meredam keagresifan mobilitas milik Kagura.
Keunggulan Kadita terletak pada semburan burst damage dahsyat, kemampuan manuver tinggi melalui deretan keterampilannya, serta efek crowd control pengacau formasi lawan.
Sosok Kadita terbukti sangat adaptif ditempatkan sebagai Mid Laner maupun Roamer berkat kapasitas penguasaan zona serta eksekusi kombinasi instan berdaya rusak masif.
Keahlian Pasif miliknya, ‘Thalassophobia’, menghadirkan anugerah Blessing of the Ocean yang bersiaga dalam tempo 30 detik.
Efek Blessing of the Ocean akan menyala saat dirinya menahan gempuran hero lawan sepanjang 4 detik, memulihkan total 65% HP yang sempat tergerus.
Skill 1 bernama ‘Ocean Ode’ memanggil ombak samudera untuk membawanya meluncur ke musuh, menorehkan 250 – 450 (+90% Total Magic Power) Magic Damage sekaligus efek slow 30%.
Sepanjang berselancar di atas gelombang ombak tersebut, Kadita memperoleh kekebalan Control Immunity serta proteksi reduksi kerusakan sebesar 50% Damage Reduction.
Bila keterampilan ini ditekan kembali saat berselancar, Kadita akan memisahkan diri dan keluar dari deburan ombak secara perlahan.
Skill 2 ‘Breath of the Ocean’ menciptakan semburan ombak vertikal pada koordinat target, menghasilkan 350 – 550 (+140% Total Magic Power) Magic Damage dan menghempaskan lawan ke udara 1,5 detik.
Mengaktifkan skill kedua ini ketika tengah meluncur dalam ‘Ocean Ode’ (Skill 1) akan mempercepat ledakan semburan ombak samudera di area tujuan.
Keahlian pemungkas Ultimate ‘Rough Wave’ membawanya menyelam ke permukaan, menyebarkan gelombang air pembuat 270 – 330 (+60% Total Magic Power) Magic Damage plus efek pelambat gerak 30%.
Lawan yang tersapu gelombang bakal menderita kerusakan, dan terjangan ombak tersebut nantinya berbalik menuju Kadita dengan hantaman 180 – 220 (+40% Total Magic Power) Magic Damage tambahan.
Selama bersembunyi di bawah tanah, Kadita berada dalam status tak dapat ditarget sembari menikmati peningkatan laju lari sebesar 60% Movement Speed.
Valir, sang Son of Flames, menempati jajaran Mage pilihan berikutnya yang terbukti sangat ampuh menghentikan agresivitas Kagura.
Dalam peranannya, Valir dibekali instrumen crowd control variatif berwujud knockback serta slow, diperkuat akumulasi luka pedas lewat ‘Ashing’ (Skill Pasif) dan ‘Vengeance Flame’ (Skill 2).
Figur pengendali kobaran api ini begitu diandalkan dalam menata arus bentrokan sekaligus menebar teror nyata bagi para petarung berjarak dekat.
Melalui Pasif ‘Ashing’, serangannya membubuhkan lapisan debu Ablaze yang membakar musuh sebesar 0,6% dari total batas HP maksimal per detik selama rentang 4 detik.
Tepat pada tumpukan ketiga, letupan api terpicu dan menimbulkan kerusakan setara 6% HP maksimal target bersamaan dengan efek kaku stun 1 detik. Efek stun dari Valir ini hanya dapat menimpa target musuh yang identik sekali dalam jeda interval 7 detik.
Skill 1 bertajuk ‘Burst Fireball’ melemparkan gumpalan proyektil api yang meledak saat kontak, mendatangkan 235 – 410 (+80% Total Magic Power) Magic Damage dan slow 30% selama 1 detik.
Sisa pijaran api yang tertinggal di permukaan tanah akan meletup kembali dengan sokongan 118 – 205 (+40% Total Magic Power) Magic Damage.
Valir mengisi ulang 1 muatan bola api setiap jeda 9 detik serta mampu menampung amunisi hingga batas maksimal 2 kali charge.
Menghantam hero target atau Legends Creep menggunakan skill ini otomatis merestorasi 1 kuota tembakan, sedangkan mengenai minion akan mengembalikan 50% dari waktu pengisian ulang.
Skill 2 ‘Searing Torrent’ mendorong semburan kobaran api ke depan, menghantam musuh dengan raihan 200 – 300 (+60% Total Magic Power) Magic Damage.
Tatkala ‘Vengeance Flame’ (Ultimate) aktif, dorongan tersebut membangun rintangan dinding api di ujung lintasan selama 4 detik, menghasilkan 80 – 120 (+24% Total Magic Power) Magic Damage per detik.
Lawan yang terpapar hempasan angin api maupun dinding pembatas tersebut langsung mengalami reduksi kelincahan sebesar 25% sepanjang 1 detik.
Ultimate bertajuk ‘Vengeance Flame’ seketika membersihkan seluruh debuff pada dirinya seraya memanggil 4 wujud Vengeance Flames selama rentang 9 detik.
Penggunaan skill lanjutan bakal mengonsumsi 1 tumpukan Vengeance Flames guna melipatgandakan 30% kekuatan dasar serangannya.
Di samping itu, performa daya hancur ‘Burst Fireball’ (Skill 1) dan dorongan ‘Searing Torrent’ (Skill 2) akan ikut terangkat secara signifikan.
Valir pun turut mengantongi 40% suntikan Movement Speed ekstra yang berangsur memudar dalam durasi 3 detik.
Hayabusa sang Crimson Shadow tampil sebagai sosok Assassin lincah yang biasa mengemban peran Jungler sekaligus menjadi ancaman nyata bagi Kagura.
Kelebihan utama Hayabusa berakar pada mobilitas luar biasa dinamis, tusukan damage mematikan, serta kekuatan pamungkas ‘Ougi: Shadow Kill’ yang sangat destruktif.
Kelincahannya yang sulit diantisipasi disokong oleh ‘Ninjutsu: Quad Shadow’ (Skill 2), menghadirkan eksekusi mematikan lewat kombo skill dan basic attack, terutama saat stack Shadow Mark telah mencapai puncak sebelum peluncuran ‘Ougi: Shadow Kill’.
Keahlian Pasif ‘Ninjutsu: Trace of Shadow’ menyematkan 1 lapisan tanda Shadow Mark pada tiap serangan yang berhasil mendarat, dapat ditumpuk hingga 4 kali.
Tiap lapisannya aktif selama 6 detik seraya mendongkrak akumulasi output damage Hayabusa kepada target tersebut sebanyak 5%.
Skill 1 ‘Ninjutsu: Phantom Shuriken’ melepaskan 3 bilah shuriken ke arah sasaran, mengantarkan 150 – 250 (+70% Extra Physical Attack) Physical Damage serta efek perlambatan 35% selama 2 detik.
Lawan yang terhantam pecahan shuriken lanjutan bakal menelan 305 damage setelah hantaman pertama. Hayabusa memulihkan 10 poin energi tiap bilah mengenai unit non-minion.
Secara pasif permanen, Hayabusa juga dianugerahi peningkatan Spell Vamp berkisar antara 3% hingga 18%.
Skill 2 ‘Ninjutsu: Quad Shadow’ melesatkan tubuhnya ke depan sembari menebar 4 bayangan phantom ke berbagai penjuru mata angin.
Keempat bayangan tersebut berhenti di titik batas lintasan atau mengunci hero lawan pertama, memberikan 130 – 180 (+30% Extra Physical Attack) Physical Damage serta slow 40% selama 2 detik.
Laju geraknya langsung terhenti apabila membentur badan hero musuh di sepanjang pergerakan lari cepatnya.
Menekan kembali skill ini membuat Hayabusa berteleportasi instan ke posisi bayangan yang dituju seraya memangkas cooldown ‘Ninjutsu: Phantom Shuriken’ (Skill 1) sebanyak 1 detik.
Bila bayangan phantom sukses menempel erat pada figur lawan, hantaman 130 – 180 (+30% Extra Physical Attack) Physical Damage kembali dilepaskan.
Jurus Ultimate ‘Ougi: Shadow Kill’ menyatukan raga Hayabusa ke dalam bayangan, melancarkan 6 rangkaian tebasan cepat di area target dengan bobot 140 (+75% Extra Physical Attack) Physical Damage.
Tebasan beruntun tersebut secara otomatis menyasar korban berstatus Shadow Mark dan menghadiahi 45 – 85 (+20% Extra Physical Attack) Physical Damage tambahan.
X.Borg bertajuk Firaga Armor berdiri sebagai figur Fighter tangguh di EXP Lane yang sangat siap mematikan dominasi Kagura di arena.
Dirinya menonjol berkat sokongan damage berkelanjutan serta burst damage tinggi, utamanya saat temperatur serangannya telah memasuki fase overheated.
Keunggulan pertahanan X.Borg didukung oleh pemulihan zirah baja mandiri, kelincahan menerobos rintangan, serta tarikan pengganggu formasi lawan.
Pasif ‘Firaga Armor’ memberinya modal +20% HP Ekstra sementara cangkang pelindungnya menyuplai +120% HP Extra untuk meredam gelombang gempuran masuk.
Kala zirah tersebut hancur berkeping-keping, ia melepaskan diri melalui gerakan berguling ke depan dan masuk dalam kondisi kebal kerusakan maupun efek pengontrol sesaat.
Armor Energy bakal kembali terisi secara perlahan ketika ia berada pada mode Armorless State. Dirinya merakit ulang zirah pelindung dengan memulihkan kapasitas hingga 30% HP Armor miliknya.
Skill 1 ‘Fire Missiles’ menyemburkan lidah api bersuhu panas, menghasilkan 25 – 100 (+60% Total Physical Attack) (+40% Total Magic Power) Physical Damage sebanyak 7 kali dalam 2 detik pada jangkauan semburan (75% – 100% damage pada minion).
Saat bertarung tanpa zirah (Armorless State), bentuk semburan api mengecil dan memanjang ke depan, dengan besaran damage tereduksi menjadi 60%.
Skill 2 ‘Fire Stake’ melontarkan 5 pasak api yang akan ditarik mundur setelah 1,7 detik, menorehkan 50 – 100 (+20% Total Physical Attack) Physical Damage sekaligus menyeret musuh di jalurnya.
Dalam status tanpa pelindung Armorless State, X.Borg mengatur ulang Fire Stake Launcher miliknya untuk memperluas rentang jangkauan serta merapatkan jarak antar pasak.
Skill Ultimate ‘Last Insanity’ menerjang target sembari menyemprotkan api mematikan, menorehkan 90 – 110 (+130% Extra Physical Attack) (90% Total Magic Power) Physical Damage sebanyak 12 kali putaran serta efek slow 25%.
Benturan langsung dengan hero lawan akan menghentikan luncurannya dan menjatuhkan penurunan kelincahan gerak hingga 40%.
Zirah Firaga Armor miliknya meledak di akhir aksi, menebarkan luka 300 – 700 (+15% Total HP musuh) True Damage ke target sekitar.
Seandainya lapisan pelindung hancur sebelum sempat diledakkan secara utuh, semburan ledakan hanya menyisakan 50% daya rusak.
Sesaat sesudah letupan armor terjadi, X.Borg berlari kencang menuju mode Armorless State seraya membuang segala macam debuff negatif.
Ultimate ini tidak dapat dijalankan saat status Armorless State aktif. Namun jika dipicu ulang secara manual, ia menghentikan semburan api dan langsung meledakkan cangkang Firaga Armor seketika.
Itulah rangkuman ulasan hero counter Kagura yang dapat Anda terapkan dalam pertempuran Mobile Legends: Bang Bang.
FAQ tentang Counter Kagura
Kadita sangat tangguh meredam Kagura berkat pasif pemulih 65% HP yang hilang saat terserang. Ditambah lagi, keterampilan pertama dan jurus pamungkasnya menghadirkan Control Immunity serta Damage Reduction 50%.
Tentu saja. Valir tergolong Mage yang sangat efektif mengatasi manuver Kagura berkat skill dorongan keduanya yang mampu memukul mundur sang mage berpayung dari jangkauan eksekusi.
Hayabusa mengantongi kelincahan tinggi lewat skill kedua berpindah bayangan ke beragam arah. Mekanisme tersebut memungkinkannya raib dan muncul kembali secara kilat.
Rekomendasi Produk MLBB
Sukmadara Arianti
hello, i’m Dara. i love writing, reading dan cooking. i really like writing jobs, let’s read my stuff here!
