Franchise legendaris Silent Hill tercatat sudah menemani para penikmat game horor selama lebih dari 26 tahun semenjak judul perdananya pertama kali resmi diperkenalkan kepada publik pada tahun 1999 silam. Kemunculan debutnya di industri hiburan interaktif kala itu langsung dinilai membawa angin segar yang sangat revolusioner, terutama berkat kepiawaiannya dalam membangun atmosfer psikologis yang luar biasa mencekam, diiringi sajian narasi emosional yang sangat mendalam dari tiap-tiap karakter yang dihadirkan di dalamnya.
Berkat konsistensi racikan atmosfer tersebut, jenama ini secara perlahan mengukuhkan posisinya sebagai salah satu ikon paling berpengaruh di ranah genre survival horror hingga detik ini. Reputasi emas yang diraih tersebut kemudian dimanfaatkan oleh pihak pemegang hak cipta dengan menggulirkan perilisan demi perilisan secara berkala, yang senantiasa membawa penyegaran plot cerita, variasi mekanik gameplay yang semakin berkembang, serta jalinan keterikatan lore yang sangat unik dan khas.
Melalui ulasan komprehensif kali ini, Gamebrott ingin membagikan rangkuman kronologis dari seluruh seri game Silent Hill, mulai dari iterasi pertama yang legendaris hingga judul-judul modern yang paling mutakhir. Bagi kalian yang penasaran dengan rekam jejak panjangnya, mari simak daftarnya berikut ini!
Daftar Game Silent Hill dari Awal Hingga Paling Baru
Berikut merupakan rincian urutan lengkap dari keseluruhan lini seri game horor ini, tersusun rapi dari masa kelahiran perdananya sampai karya rilisan paling baru:
1. Silent Hill (1999)
Mengambil latar waktu di sekitaran tahun 1980, seorang pria bernama Harry Mason terpaksa memikul tanggung jawab besar sebagai orang tua tunggal dalam membesarkan anak perempuan angkatnya yang bernama Cheryl Mason (yang sejatinya merupakan manifestasi reinkarnasi dari sosok Alessa). Peran berat ini harus dijalaninya sendirian selepas sang istri tercinta, Jodie, meninggal dunia akibat penyakit parah yang dideritanya empat tahun sebelumnya. Didorong oleh niat tulus untuk memulihkan duka batin yang mendalam pasca kepergian mendiang istrinya, Cheryl berinisiatif mengajak Harry untuk pergi berlibur santai menuju ke sebuah kota peristirahatan bernama Silent Hill.
Namun, petaka nahas menghampiri mereka di tengah kegelapan perjalanan malam hari. Mobil yang dikemudikan oleh Harry mendadak kehilangan kendali setelah ia secara tiba-tiba membanting setir guna menghindari seorang figur gadis misterius yang mendadak menyeberangi jalan raya secara tiba-tiba. Manuver darurat tersebut langsung berujung pada terjadinya insiden kecelakaan tunggal parah yang membentur keras hingga membuat kesadaran Harry melayang dan pingsan seketika. Begitu ia akhirnya tersadar kembali dari pingsannya, Harry langsung terperangah mendapati kenyataan pahit bahwa Cheryl telah lenyap tak berbekas dari kursinya.
Diliputi oleh rasa kecemasan serta ketakutan luar biasa atas nasib dan keselamatan buah hatinya, Harry memberanikan diri untuk melangkahkan kakinya masuk ke dalam perbatasan kota terpencil Silent Hill. Tanpa ia duga sebelumnya, keputusan nekat tersebut justru menyeretnya ke dalam pusaran rentetan peristiwa surealis yang luar biasa ganjil, penuh tabir rahasia kelam, serta teramat mengerikan di setiap sudutnya. Kabar menggembirakan bagi komunitas penggemar lama maupun baru, seri klasik pembuka ini telah secara resmi mengumumkan penggarapan versi Remake modern pada tahun ini yang mana proses produksinya kini sedang giat berjalan dalam tahap pengembangan aktif.
2. Silent Hill 2 (2001)
Memasuki era latar tahun 1990, plot berpusat pada tokoh James Sunderland yang memutuskan berangkat melakukan perjalanan menuju ke kota Silent Hill setelah dirinya menerima sepucuk surat misterius bertuliskan nama Mary, yakni sang istri yang sesungguhnya telah meninggal dunia akibat terserang komplikasi penyakit aneh sekitar tiga tahun sebelumnya.
Setibanya ia di lokasi tujuan, James langsung dibuat tertegun saat menyaksikan bahwa kota tersebut telah berubah total dan sama sekali tidak lagi menyerupai tempat indah permai yang pernah ia kunjungi bersama istrinya bertahun-tahun silam. Bukannya kehangatan pemandangan alam yang menyambutnya, melainkan selubung kabut putih pekat tak wajar yang menenggelamkan pandangan, disertai pemandangan tragis dari seluruh lanskap lingkungan permukiman yang telah rusak terbengkalai dan ditinggalkan kosong begitu saja oleh para penghuninya.
Keadaan terasa semakin janggal bercampur teror manakala kawanan makhluk aneh berparas mengerikan mulai terlihat berkeliaran bebas di tengah jalanan kota yang sunyi dan siap melancarkan serangan brutal ke arah James kapan saja. Bersamaan dengan rangkaian ancaman maut tersebut, tabir demi tabir misteri psikologis perlahan terkoyak, memaksa James untuk berhadapan langsung dengan kebenaran mengenai “sesuatu yang tersembunyi” jauh di dalam relung jiwanya sendiri.
Karya mahakarya horor psikologis legendaris ini pada mulanya digarap secara piawai oleh divisi legendaris Team Silent dan didistribusikan secara global oleh Konami pada tahun 2001 silam untuk konsol rumahan PlayStation 2. Kabar yang sangat menggembirakan bagi para pemain masa kini, versi Remake dengan visual modern dari game ini telah resmi dilepas ke pasaran pada Oktober 2024 lalu dan sekarang sudah bisa dinikmati dengan optimal di platform PS5 serta PC melalui etalase Steam.
3. Silent Hill 3
Waktu terus bergulir hingga tujuh belas tahun lamanya semenjak tragedi mencekam yang terjadi pada seri game pertama usai. Bayi mungil yang dahulu diselamatkan dan diadopsi dengan penuh kasih oleh Harry Mason, yang diberi nama Heather Mason, kini telah beranjak tumbuh menjadi seorang anak gadis remaja. Pada suatu hari, saat sedang menjalankan tugas belanja yang dititipkan oleh sang Ayah di pusat perbelanjaan Central Square Shopping Center, Heather mendadak merasa sangat lelah hingga akhirnya tertidur pulas di salah satu sudut meja restoran cepat saji.
Di alam tidurnya, ia terperangkap dalam sebuah mimpi buruk mengerikan yang membawanya terlempar kembali ke Silent Hill, di mana ia melihat dirinya sendiri tengah linglung menyusuri wahana taman hiburan yang bobrok dan sarat teror mencekam. Sebelum sempat memahami situasinya, ia mendapati posisinya terjebak tepat di atas perlintasan rel wahana dan langsung tersambar oleh laju kereta Roller Coaster, yang mana benturan keras tersebut seketika menyentaknya terbangun kembali di dalam bangunan mal yang anehnya kini telah berubah menjadi luar biasa sepi, gelap gulita, serta menebarkan atmosfer yang teramat menyeramkan.
Di sepanjang alur petualangannya, pemain disuguhkan oleh jalinan dinamika naratif yang sangat kompleks yang sarat dengan pertempuran batin masa lalu, teka-teki puzzle yang menantang pikiran, rentetan teror dari kawanan monster berwujud menjijikkan, hingga proses penyingkapan jati diri tentang siapa sosok Heather Mason yang “sebenarnya”. Seri ketiga ini kembali dikembangkan langsung oleh kepiawaian Team Silent dan resmi dirilis oleh pihak Konami pada tahun 2003 untuk konsol PS2 beserta platform PC.
4. Silent Hill 4: The Room
Kelanjutan waralaba ini kemudian menyoroti figur Henry Townshend, seorang pria berkarakter tenang yang menetap di South Ashfield, sebuah kawasan kota satelit yang letak geografisnya berjarak sekitar setengah hari perjalanan darat dengan kendaraan roda empat dari Silent Hill. Pada awalnya, kehidupannya berjalan wajar setelah ia berhasil menyewa sebuah unit tempat tinggal apartemen yang dibanderol dengan harga cukup miring dan memutuskan tinggal di sana.
Namun petaka tak terjelaskan datang berselang beberapa hari kemudian, tatkala Henry mendapati pintu keluar apartemen miliknya sendiri, yakni kamar bernomor 302, tiba-tiba terkunci rapat secara misterius dari bagian dalam dengan rantai-rantai raksasa. Tak ada satu orang pun di luar sana yang menyadari ataupun mampu mendengar jeritan pertolongannya, bahkan sang pengawas gedung apartemen, Frank Sunderland, terbukti gagal membuka pintu unit tersebut meski telah menggunakan anak kunci khusus miliknya.
Di tengah keputusasaan isolasi yang mencekiknya, Henry mulai diserang oleh rentetan mimpi buruk yang amat nyata. Munculnya ilusi mimpi buruk tersebut menjadi pertanda nyata bahwa eksistensi pria malang ini sedang berada di titik nadir ambang “kematian yang sarat gejolak aneh di dalam dirinya”. Game ini kembali lahir berkat racikan Team Silent dan diterbitkan Konami pada rentang tahun 2004 untuk beragam sistem, meliputi PS2, Xbox orisinal, serta PC.
5. Silent Hill: Origins
Menengok ke belakang sekitar tahun 1976, cerita berpusat pada tokoh bernama Travis Grady, seorang pria pengemudi truk angkutan barang yang memendam hasrat besar untuk melarikan diri dari bayang-bayang luka masa lalunya yang sarat trauma mendalam. Ketika sedang memacu kendaraannya bekerja hingga larut malam dan ingin mempercepat waktu tempuh perjalanannya, Grady memutuskan mengambil jalur alternatif pintas yang melintasi pinggiran kota Silent Hill.
Pilihan untuk menempuh rute pintas tersebut pada akhirnya terbukti menjadi sebuah kekeliruan fatal yang sangat disesali oleh Grady. Pasalnya, berbagai peristiwa mengerikan yang berada di luar nalar sehat manusia langsung menyerbunya tanpa jeda, memaksanya berkutat antara gejolak memori kelam masa lalunya sendiri serta misteri supranatural ganjil yang bersemayam di dalam kota berselimut kabut tebal tersebut.
Proyek ini diproduksi oleh tangan dingin Climax Studio dan mulai dirilis pertama kali pada tahun 2007 di konsol genggam PSP sebelum akhirnya diboyong ke PS2 pada tahun 2008 oleh Konami. Garis cerita yang dibawakan dalam judul ini berposisi resmi sebagai sebuah prekuel fundamental yang mengungkap akar asal-usul dari rentetan tragedi Silent Hill sebagaimana yang kita saksikan sekarang.
6. Silent Hill: Homecoming
Homecoming menghadirkan narasi mengenai tokoh Alex Shepherd, seorang pemuda yang baru saja kembali menjejakkan kakinya di kampung kelahirannya yang bernama Shepherd’s Glen usai merampungkan masa dinas wajib militer serta melewati masa perawatan intensif di rumah sakit akibat cedera fisik yang dideritanya saat bertempur di medan perang.
Namun sambutan kepulangannya justru dihantam oleh kabar mengerikan bahwa sang Ayah beserta adik kandungnya yang paling kecil, Joshua, telah lenyap menghilang tanpa meninggalkan jejak sama sekali. Sementara itu, kondisi sang Ibu terlihat terpuruk dalam depresi yang sangat berat, seraya bergumam lirih bahwa tidak hanya Ayah dan adiknya saja yang lenyap, melainkan hampir segenap penduduk yang mendiami kota tersebut telah raib begitu saja secara mendadak.
Digerakkan oleh ikatan kasih persaudaraan, Alex membulatkan tekadnya untuk menelusuri setiap jengkal penjuru kota demi menemukan kembali sang adik tercinta, sembari berupaya menyingkap tabir kegelapan di balik fenomena aneh yang terjadi serta rahasia terlarang nan kelam dari kota tetangga di dekatnya, Silent Hill. Game horor aksi ini dikerjakan oleh studio Double Helix Games dan dirilis oleh Konami pada tahun 2008 untuk konsol PS2, Xbox 360, serta PC.
7. Silent Hill: Shattered Memories
Shattered Memories dirancang sebagai sebuah konsep semesta alternatif (alternative universe) yang merombak ulang akhir cerita kanonikal dari seri game perdananya, baik dari sisi pendekatan alur cerita, atmosfer lingkungan sekitar, hingga penggambaran kepribadian karakter-karakter yang terlibat di dalamnya.
Pengalaman bermain di seri ini berfokus mendalam pada penjelajahan serpihan kepingan memori serta ingatan batin dari Cheryl Mason perihal figur mendiang ayahnya yang telah wafat, Harry Mason. Rangkaian rekaman ingatan tersebut merangkum aneka peristiwa perjalanan hidup Cheryl yang divisualisasikan melalui representasi distorsi seluruh kota Silent Hill yang membeku dipenuhi lapisan es esensial, sembari didampingi oleh figur konselor Dr. Kaufmann yang berupaya keras untuk “menghancurkan” konstruksi ingatan palsu yang menyelimuti Cheryl.
Judul eksploratif ini digarap oleh studio Climax Studios dan dilempar ke pasaran oleh Konami pada tahun 2009 untuk konsol Nintendo Wii, sebelum akhirnya diporting menuju PS2 dan PSP pada tahun 2010.
8. Silent Hill: Downpour
Berikutnya adalah Downpour. Cerita seri ini berpusat pada Murphy Pendleton, seorang narapidana yang tengah menjalani hukuman penjara di Ryall State Prison setelah ia nekat mencuri sebuah mobil patroli polisi. Tindakan kriminal tersebut sengaja ia lakukan demi melampiaskan dendam pribadinya kepada sesama rekan narapidana bernama Patrick Napier atas peristiwa tewasnya sang putra kesayangan.
Sebagai konsekuensi lanjutan dari kericuhan tersebut, Murphy bersama dengan beberapa orang tahanan lainnya dimasukkan ke dalam bus transfer untuk dipindahkan menuju fasilitas Wayside Maximum Security Penitentiary dengan menempuh rute jalan raya luar di sisi timur Silent Hill. Secara tak terduga, sang sopir bus menginjak rem secara mendadak dan sangat kuat hingga membuat bus oleng dan jatuh terguling-guling ke dasar jurang bukit yang curam.
Ajaibnya, hanya Murphy seorang yang berhasil selamat dari kecelakaan fatal yang mengerikan tersebut dan terpaksa melangkah menyusuri kota sunyi berkabut Silent Hill. Di tempat terkutuk inilah, Murphy akan dipaksa bertatap muka dengan aneka entitas makhluk yang teramat mengerikan sekaligus bergulat menghadapi gejolak konflik batin yang membakar jiwanya.
Downpour diproduksi oleh pengembang Vatra Games dan didistribusikan Konami pada tahun 2012 silam untuk platform konsol PS3, Xbox 360, dan juga dapat dimainkan di Xbox One.
9. Silent Hill: Book of Memories
Book of Memories memposisikan dirinya sebagai entri sempalan (spin-off) dari waralaba horor ini yang mengusung mekanisme permainan kerja sama daring atau multipemain. Cerita bermula saat pemain yang bertindak sebagai sang tokoh utama menerima paket misterius berisi sebuah buku kuno di hari ulang tahunnya, yang dikirimkan oleh sosok tanpa nama dari kota Silent Hill, Maine.
Saat sang protagonis memberanikan diri membuka lembaran buku itu, ia mendapati kenyataan aneh bahwa seluruh rekaman memorinya telah tercatat rapi di sana, termasuk seluruh rincian perjalanan sejarah hidupnya sendiri. Terdorong rasa penasaran yang teramat besar, ia memutuskan untuk menyunting dan mengubah beberapa catatan takdir di lembaran tersebut sesaat sebelum dirinya terlelap tidur.
Nahas, keputusan itu langsung memicu rentetan mimpi buruk yang menyeret sang protagonis terperosok ke dalam dimensi mengerikan Otherworld. Sosok pengantar pos misterius bernama Howard Blackwood yang sebelumnya mengantarkan buku tersebut kemudian menjelaskan perihal eksistensi materi “Memory Residue”. Demi memperbaiki dan merevisi masa lalunya, protagonis diwajibkan untuk mengumpulkan zat tersebut secepat mungkin.
Book of Memories diproduksi oleh developer WayForward Technologies dan diluncurkan ke pasar oleh Konami pada tahun 2012 secara eksklusif hanya untuk konsol jinjing PlayStation Vita.
10. Silent Hill: The Short Message
Lalu hadir pula The Short Message, sebuah seri modern yang memusatkan fokus kisahnya pada Anita, seorang gadis belia yang tengah berjuang melawan pergulatan mental hebat terkait dorongan untuk mengakhiri hidupnya sendiri, sembari berupaya menelusuri kompleks apartemen kepunyaan mendiang temannya yang telah meninggal, Maya.
Ketika menginjakkan kakinya di dalam kompleks bangunan sunyi tersebut, Anita mendapati dirinya terus-menerus diteror oleh berbagai gangguan gaib dan tak henti-hentinya dikejar oleh manifestasi sosok monster berwujud jalinan pohon Sakura yang menyeramkan dengan balutan jaket putih, yang mana wujud mengerikan ini merupakan representasi simbolis dari kekacauan alam bawah sadarnya sendiri.
Game ini dirancang melalui kolaborasi antara HexaDrive bersama Konami Digital Entertainment dan dipublikasikan resmi oleh Konami Digital Entertainment pada tahun 2024 secara eksklusif untuk konsol PS5.
11. Silent Hill f
Kelanjutan berikutnya adalah proyek bertajuk seri f yang mempercayakan studio NeoBards Entertainment sebagai pihak pengembangnya. Judul ini mengangkat kisah seorang siswi sekolah menengah atas bernama Hinako Shimizu yang bermukim di sebuah kota pegunungan indah di Jepang bernama Ebisugaoka dengan setting waktu era 1960-an.
Menyusul terjadinya perselisihan emosional yang hebat dengan kedua orang tuanya, Hinako memilih kabur meninggalkan kediamannya, di mana saat bersamaan kabut misterius yang tebal mulai turun menyelimuti seantero kota tersebut secara perlahan, yang kemudian bertransformasi menjadi sebuah lanskap mimpi buruk yang luar biasa mengerikan serta dipenuhi oleh kemunculan monster-monster dengan anatomi ganjil, yang sejatinya melambangkan ketakutan terdalam Hinako serta cerminan masalah sosial di kota itu.
Game ini telah resmi dirilis ke pasaran pada tanggal 25 September 2025 dan dapat diakses untuk dimainkan melalui platform konsol modern PS5, Xbox Series X/S, serta perangkat PC lewat platform Steam.
12. Silent Hill: Townfall
Daftar ini ditutup oleh seri Townfall, sebuah karya mutakhir dari semesta Silent Hill yang diproduksi oleh pengembang Screen Burn Entertainment. Pada proyek istimewa ini, selain ditangani langsung oleh Konami, label Annapurna Interactive juga turut ambil bagian sebagai penerbit bersama.
Alur kisahnya menyorot kehidupan Simon Ordell, seorang pria yang secara mendadak terbangun dan mendapati dirinya berada di area dermaga St. Amelia yang terletak di kawasan Skotlandia. Pemandangan di hadapannya memperlihatkan kota tepi laut tersebut telah tertutup oleh selimut kabut putih yang sangat pekat, yang rupanya dihuni oleh kawanan monster mengerikan yang berpatroli bebas di jalanan. Berbekal sebuah perangkat radio portabel CRTV jadul, Simon terdorong oleh rasa penasaran mendalam untuk mengungkap peristiwa ganjil apa yang sebenarnya telah melanda kota pesisir tersebut.
Karya horor yang satu ini telah diluncurkan secara resmi pada tanggal 24 September 2026 dan kini dapat dinikmati oleh para penggemar melalui platform generasi terbaru PS5 dan juga PC via Steam.
Itulah sajian komprehensif mengenai ke-12 seri game Silent Hill, terhitung semenjak debut perdananya sampai perilisan paling anyar saat ini. Dari seluruh deretan judul mencekam yang telah dibahas di atas, seri manakah yang sudah berhasil kamu taklukkan atau paling berkesan bagimu, Brott? Jangan ragu untuk menyuarakan ulasan dan komentarmu, ya!
Jangan lewatkan juga ragam informasi menarik lainnya dari Gamebrott seputar waralaba legendaris Silent Hill atau pantau artikel editorial berbobot lainnya dari Nadia Haudina. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected].
