Pilihan Hero Penangkal Masha Revamp Mobile Legends — Masha merupakan sosok Hero bertipe Fighter/Tank di arena Mobile Legends: Bang Bang yang kembali mencuri perhatian publik semenjak dimulainya Season 42. Kehadirannya kerap dijumpai di berbagai macam mode permainan, terutama pada jenjang Ranked maupun panggung kompetisi turnamen resmi.
Masha memperoleh pembaruan kemampuan (revamp) tepat pada 16 September, di mana mekanisme pasif barunya memungkinkan ia memulihkan darah jauh lebih kilat cukup dengan terus menghujani lawan memakai Basic Attack ataupun kemampuan aktif. Transformasi mekanik ini menjadikan Masha bertambah beringas serta sangat tangguh ketika melakoni duel jarak dekat, khususnya pada situasi pertempuran satu lawan satu.
Kendati demikian, Masha sejatinya tetap menyimpan titik kelemahan fatal. Selama pemain mampu menentukan opsi Hero yang tepat, kalian tidak perlu lagi gentar saat berhadapan langsung dengannya. Siapa sajakah karakter tersebut? Simak ulasan lengkapnya berikut ini!
Kumpulan Hero Counter Masha Revamp di Mobile Legends
Berikut merupakan barisan Hero penakluk Masha versi revamp yang sangat efektif di Mobile Legends:
Pilihan pertama untuk meredam Masha revamp jatuh kepada Sun. Tokoh lawas di jagat Mobile Legends ini dapat menjadi instrumen paling mujarab guna meladeni agresivitasnya. Strategi split-push yang dimilikinya terbukti mampu menciptakan tekanan besar yang membuat Masha kerepotan menjaga lane.
Sun memiliki kapabilitas memanggil bayangan kembarnya melalui skill Ultimate yang kuantitasnya kian meningkat seiring tempo pertempuran, dipadukan keluaran daya serang masif saat duel satu lawan satu yang otomatis membatasi keleluasaan Masha untuk bertindak liar.
Situasi tersebut kian berat apabila Sun melengkapi build item miliknya dengan efek Lifesteal tinggi, sehingga Masha yang mengandalkan barisan darah berlapis tebal pun dipastikan bakal bertekuk lutut menghadapi ketangguhan sang kera legendaris ini.
Pilihan kedua peredam Masha revamp adalah Argus. Karakteristik pasif Masha menuntutnya bermain agresif dalam duel satu lawan satu, dan skenario pertempuran terbuka semacam itu justru menjadi situasi yang paling digemari oleh Argus.
Keahlian Demonic Grip kepunyaan Argus mampu memburu Masha secara presisi apabila sang lawan berniat melarikan diri keluar area perkelahian. Terlebih lagi jurus pamungkas Eternal Evil menjadi paduan mematikan yang sanggup melenyapkan seluruh efek negatif pada fisiknya, tak terkecuali Mark milik Masha yang berguna mengaktifkan mode Feral.
Selain sanggup menghapus seluruh debuff seketika, Argus turut memperoleh imunitas penuh sepanjang 4 detik yang bisa kembali menyala sesudah masa pendinginan merosot menjadi 3 detik. Kondisi kebal mutlak ini memberi kebebasan penuh bagi Argus untuk membantai Masha hingga tewas kendati dirinya mengantongi tiga lapis bar HP tebal.
Kandidat ketiga yang bertindak sebagai pematah dominasi Masha yaitu Aulus. Kesatria bersenjatakan palu raksasa ini merupakan kartu as paling cocok kala bentrok di Land of Dawn karena sama-sama mempunyai naluri menyerang yang sangat tinggi.
Mekanik pasif Fighting Spirit miliknya mewajibkan pengumpulan stack supaya kekuatannya semakin optimal, terutama memasuki babak late game. Ketersediaan tiga layer HP Masha menjadi target empuk nan ideal bagi Aulus dalam mempercepat penumpukan stack pasif, baik ketika melakoni teamfight gabungan ataupun duel tunggal satu lawan satu.
Kala stack pasif telah menyentuh batas puncak maksimal, Aulus dapat menghantam barisan musuh memakai hampir seluruh rentetan skill miliknya yang bertipe area (AoE). Sifat serangan luas berkekuatan destruktif inilah yang membikin Masha sama sekali tidak berkutik melawannya kendati dibekali volume darah raksasa.
Sosok counter keempat yang tak kalah ampuh adalah Dyrroth. Selaras dengan gaya bertarung Aulus, Dyrroth dibekali kebiasaan menyerang frontal berpadu pemulihan lifesteal deras yang sanggup mengikis lapisan HP tebal Masha secara luar biasa kilat di Land of Dawn.
Dyrroth dibekali daya gempur fisik yang teramat pedih, kemampuan menghasilkan efek stun melalui serangkaian jurusnya, serta kapabilitas meregenerasi darah sendiri secara mandiri dan cepat yang menjadikannya sangat alot untuk dijatuhkan.
Lebih-lebih saat dipersenjatai gear berbasis Lifesteal, Masha yang bermodalkan tiga deret HP tebal pun bakal kehilangan tajinya ketika berduel menghadapi Dyrroth yang kondisi barnya senantiasa terisi penuh setiap saat melancarkan hantaman beruntun.
Opsi selanjutnya menghadirkan Paquito, jawara Mobile Legends yang terilhami dari petinju legendaris Manny Pacquiao yang tersohor mematikan di Land of Dawn. Hampir seluruh variasi skill tempur Paquito dirancang menghasilkan keluaran Burst damage dalam jumlah sangat masif.
Berperan sebagai Fighter murni, ia turut dianugerahi kelincahan gerak luar biasa yang memudahkannya mengejar pelarian Masha sewaktu-waktu. Kemampuan pasifnya sanggup melipatgandakan daya pukul disertai perolehan shield tebal saat stack terisi penuh, mengukuhkan Paquito sebagai senjata mutlak pemenang duel satu lawan satu kendati HP tiga lapis Masha begitu tebal.
Karakter berikutnya adalah Martis. Figur berjuluk Ashura King ini benar-benar sanggup menciptakan mimpi buruk bagi Masha setiap kali bertemu muka di Land of Dawn.
Aktivasi skill 2 memberikannya status immune mutlak, sehingga Martis sama sekali tidak dapat disela oleh serangan apa pun tanpa perlu risau terkena stun, bahkan sepenuhnya kebal efek Crowd-control (CC) tatkala baku hantam dengan Masha, baik dalam kancah teamfight ramai maupun duel tunggal.
Keunggulan pertahanan tersebut jelas menyulitkan Masha meskipun dirinya menyandang tiga layer HP tebal ataupun sedang memasuki mode Feral. Sosoknya otomatis beralih menjadi mangsa empuk yang siap dilibas habis oleh Martis kapan saja dan di mana saja.
Opsi penutup daftar ini mengandalkan Terizla, jagoan Mobile Legends yang sangat mumpuni menjadi counter Masha revamp ketika bertarung sengit di Land of Dawn.
Terizla sanggup mengunci pergerakan Masha menggunakan Ultimate miliknya, memicu efek Airborne sekaligus memperlambat langkah kaki lawan lewat efek slow beberapa detik. Ditambah lagi semburan Burst damage skill 2 miliknya dapat dihantamkan hingga 3 kali berturut-turut berbekal Physical Damage tinggi, menjadikannya sarana pamungkas melibas Masha dalam bentrok satu lawan satu.
Bukan cuma itu saja, skill 1 Terizla sanggup mendongkrak Movement Speed miliknya secara signifikan jika Masha berupaya kabur dari arena. Aspek mobilitas tambahan inilah yang memposisikan Terizla sebagai penawar terbaik untuk melumpuhkan Masha cukup dalam satu rangkaian tebasan mematikan.
Demikianlah ringkasan komprehensif mengenai 7 Hero counter revamp Masha Mobile Legends. Mudah-mudahan ulasan panduan ini mempermudah kalian dalam membendung serta menundukkan sosok Masha versi terbaru tanpa menjumpai kendala berarti di Land of Dawn.
Simak pula beraneka referensi menarik persembahan Gamebrott lainnya seputar seluk-beluk Mobile Legends ataupun suguhan tulisan lain dari Nadia Haudina. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected].
